Orang Terkaya RI Dato Sri Tahir Bungkam Hater Jokowi Yang Bilang Ekonomi Negara Bobrok



MARTIRNKRI.COM - Pemilik Mayapada Group, Dato Sri Tahir optimis dengan kondisi ekonomi saat ini meski nilai tukar Rupiah telah menembus level 15.200-an per dolar Amerika Serikat (USD).

Dia mengungkapkan, dalam 4 tahun terakhir, ekonomi Indonesia tergolong stabil dan terus tumbuh.

Bahkan Indonesia juga mendapatkan kepercayaan dari berbagai lembaga peringkat dunia.

"Saya optimis ekonomi Indonesia. Kita di bawah Pak Presiden (Jokowi) selama 4 tahun ini cukup bagus sekali, stabil semua. Rating dari luar negeri juga mengatakan baik, investment oportunity di sini juga kondusif dan banyak asing masuk," ujar dia di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (15/10).

Tahir mengatakan, kondisi Indonesia sekarang berbeda jauh dengan saat krisis 1998. Saat itu, Indonesia memang benar-benar mengalami krisis, bukan hanya dari mata uang yang anjlok, tetapi juga kondisi ekonominya.

"Lain sekali dengan 1997-1998. Pada 1997-1998 kita alami empat krisis ya, banking krisis, currency krisis, trade defisit dan political krisis. Tapi sekarang satu pun tidak ada. Bank kita liat stabil, kita punya second reserve 15 persen jauh di atas BI, jauh di atas OJK punya permintaan," jelas dia.

Soal Rupiah yang terus melemah, Tahir mengungkapkan hal ini harus dilihat dari sudut pandang lain. Dan yang mengalami depresiasi bukan hanya Rupiah, tetapi juga mata uang negara lain di dunia.

"Saya kira bukan kita lemah, artinya Dolar menjadi kuat ya. Yang lemah bukan hanya kita saja, China juga, currency yang lain juga lemah, tidak ada yang kuat. Jadi hanya adjusment saja," tandas dia.

Sumber: Liputan6.com
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: