Lembaga Survei Yang Memenangkan Anies Di Pilgub DKI 2014 Rilis Data Terbaru, Prabowo-Sandi Makin Anjlok Terkena Efek Hoaks Sarumpaet



MARTIRNKRI.COM - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei nasional terbarunya mengenai elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden usai kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Dalam survei ini, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin tetap unggul jauh dari pesaingnya.

"Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf saat ini sebesar 57,7 persen, sementara Prabowo-Sandi 28,6 persen. Pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 13,7 persen," ujar peneliti LSI, Ikrama Masloman di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Ikrama menjelaskan, hoaks Ratna Sarumpaet telah merugikan Prabowo-Sandi.

Ini karena aktivis itu pernah menjadi bagian dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Dibanding survei sebelumnya, hoaks Ratna Sarumpaet ikut andil mendorong elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Pada September, elektabilitas pasangan nomor urut 01 ini 53,2 persen.

"Sementara Prabowo-Sandi di September 2018 sebesar 29,2 persen. Kini di Oktober jadi 28,6 persen. Jadi ada penurunan suara setelah ada kasus Ratna Sarumpaet," terangnya.

Survei nasional LSI Denny JA dilaksanakan pada 10 Oktober - 19 Oktober 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner.

Survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 97,2 persen.

Sumber: inews.id
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: