Kinerja Anies Makin Diapresiasi , Becak Akhirnya Akan Dilegalkan Di Jakarta



MARTIRNKRI.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang akan mengakomodasi becak.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengemudi becak mendapat banyak tekanan karena tak ada aturan yang jelas.

"(Becak) jangan hanya karena dibicarakan dianggap ada, karena tidak dibicarakan dianggap tidak ada. Karena mereka tidak memiliki aturan, mereka menjadi subjek pemerasan. Mereka menjadi subjek segala macam tekanan," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Anies mengatakan pengemudi becak ada karena jasanya masih dibutuhkan warga.

Menurutnya, kesempatan untuk sejahtera harus diberikan kepada semua warga Jakarta, termasuk pengemudi becak.

"Bila kita ingin membantu kesetaraan kesempatan, berilah kesempatan proporsional di dalam menggambarkan harapan abang becak untuk bisa merasakan kesejahteraan di kota ini," jelasnya.

Anies menegaskan jumlah pengemudi becak akan dibatasi dan dijamin tidak akan ada pertambahan pengemudi baru.

Dia berjanji akan segera melakukan pembahasan dengan DPRD untuk merevisi perda terkait becak tersebut.

"(Becak) jangan digilas dengan opini bahwa mereka adalah pengganggu kemajuan dan kemodernan di Jakarta," terangnya.

Daerah operasional becak saat ini ada di 16 titik, yang kebanyakan tersebar di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Pengajuan revisi sudah diberikan oleh Pemprov DKI ke DPRD.

Ketua DPRD DKI Protes Keras

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras) mempertanyakan kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang akan melegalkan becak di sejumlah tempat.

Pras akan meminta kajian bila Pemprov DKI akan merevisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum itu.

"Ini Ibu Kota negara, lo. Becak dari zaman Ali Sadikin dijadikan rumpon. Sekarang kok dihidupkan lagi? Kalau mereka tertib sih nggak apa-apa. Tapi biasanya perlunya 100, tapi yang datang sejuta. Terus pengendalian pemerintah gimana?" kata Pras di gedung DPRD DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/10/18).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyebut belum menyelesaikan aturan terkait operasional becak. Namun ia mengatakan akan segera melengkapinya.

"(Peraturan operasional becak) nanti, nanti aja kalau udah siap semua," ujar Anies saat menghadiri acara di Kampung Rawa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (7/10/18).

Di lokasi yang sama, Ketua Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah mengaku bersyukur atas kinerja Anies yang kembali mengizinkan becak beroperasi.

Menurutnya, para penarik becak di Jakarta kini merasa sudah 'merdeka'.


"Alhamdulillah karena hari ini kinerja Pak Anies tidak menggusur becak lagi. Dulu kita selalu berjuang. Alhamdulillah teman-teman becak sekarang bilang sudah merdeka, tidak digaruk lagi, tidak digusur lagi," kata Rasdullah.

Sumber: detik.com
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: