Bikin Geram! Syukur dah Diciduk! Lihat Postingan-postingannya Di Medsos, Tak Hanya Hina Bilang Mbah Maimoen Tengik, Tapi Juga Hobi Banget Bilang Jokowi Plonga Plongo....

Baru kemarin Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seseorang yang menghina Buya Syafi’i dalam akun faceboknya. Pelaku ditangkap karena diduga sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech kepada Tokoh Ulama Buya Syafi’i.

Bikin Geram! Syukur dah Diciduk! Lihat Postingan-postingannya Di Medsos, Tak Hanya Hina Bilang Mbah Maimoen Tengik, Tapi Juga Hobi Banget Bilang Jokowi Plonga Plongo....

MARTIRNKRI.COM - Baru kemarin Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap  seseorang yang menghina Buya Syafi’i dalam akun faceboknya. Pelaku ditangkap karena diduga sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech kepada Tokoh Ulama Buya Syafi’i.

Lalu pengguna media sosial kembali dibikin resah oleh seorang netizen bernama Ibhas Kiswotomo (BK alias IK alias IT alias TK) yang dengan keji dan terang terangan menghina ulama sepuh KH. Maimoen Zubair (Mbah Maimoen) Pengsauh Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang Jawa Tengah.

Dalam akun facebooknya, Ibas Kiswotomo membuat tulisan sang sangat tidak beradab. Ia memposting tulisaan yang sangat tidak pantas. Dalam akun facebooknya tersebut, ia menulis ” Maimoen Zubir, Lu ko mau diajak PDIP yang alergi dengan “ADZAN”? Bilangnya kamu tokoh NU kharismatik. Ga taunya ko TENGIK?"


Postingannya Kayak Begini, Pantas Saja Penghina KH. Maimoen Zubair Ini Kena Ciduk, Parah.....


Postingan tersebut kontan membuat banyak netizen gerah, karna Ulama sepuh sekaliber Mbah Maimun Zubair ia hina dengan perkataan yang sangat tidak pantas.

Seperti yang kita ketahui, KH. Maimun Zubair adalah ulama besar yang juga Mustasyar PBNU , Beliau adalah putra pertama dari Kyai Zubair. Ibundanya adalah putri dari Kyai Ahmad bin Syu’aib, ulama kharismatis yang dikenal teguh memegang pendirian.

Dari ayahnya, beliau meneladani ketegasan dan keteguhan, sementara dari kakeknya beliau meneladani rasa kasih sayang dan kedermawanan. Kasih sayang terkadang merontokkan ketegasan, rendah hati seringkali berseberangan dengan ketegasan. Namun dalam pribadi Mbah Moen, semua itu tersinergi secara padan dan seimbang.

Kerasnya kehidupan pesisir tidak membuat sikapnya ikut mengeras. Beliau adalah gambaran dari pribadi yang santun dan matang. Semua itu bukanlah kebetulan, sebab sejak dini beliau yang hidup dalam tradisi pesantren diasuh langsung oleh ayah dan kakeknya sendiri.

Sebelum menginjak remaja, beliau diasuh langsung oleh ayahnya untuk menghafal dan memahami ilmu Shorof, Nahwu, Fiqih, Manthiq, Balaghah dan bermacam Ilmu Syara’ yang lain. Ayahanda beliau, Kyai Zubair, adalah murid Syaikh Sa’id Al-Yamani serta Syaikh Hasan Al-Yamani Al- Makky.

Sekitar tahun 45, beliau memulai pendidikannya di Pondok Lirboyo Kediri, dibawah bimbingan KH. Abdul Karim yang biasa dikenal sebagai Mbah Manaf. Selain kepada Mbah Manaf, Beliau juga menimba ilmu agama dari KH. Mahrus Ali juga KH. Marzuqi.

Pada usia 21 tahun, beliau melanjutkan studinya ke Makkah Al-Mukarromah. Perjalanannya ke Makkah ini diiringi oleh kakeknya sendiri, yakni KH. Ahmad bin Syu’aib.

Beliau menerima ilmu dari sekian banyak orang kompeten di bidangnya, antara lain Sayyid ‘Alawi bin Abbas Al-Maliki, Syaikh Al-Imam Hasan Al-Masysyath, Sayyid Amin Al-Quthbi, dan Syaikh Yasin bin Isa Al- Fadani.

Dua tahun lebih Beliau menetap di Makkah Al- Mukarromah. Sekembalinya dari tanah suci, beliau memperkaya pengetahuannya dengan belajar kepada ulama-ulama di Jawa saat itu antara lain: KH. Baidlowi (mertua beliau), serta KH. Ma’shum, keduanya tinggal di Lasem. Selanjutnya KH. Ali Ma’shum Krapyak Jogjakarta, KH. Bisri Musthofa (ayahanda Mustofa Bisri) Rembang, KH. Abdul Wahhab Hasbullah, KH. Mushlih Mranggen, KH. Abbas, Buntet Cirebon, Sayikh Ihsan, Jampes Kediri dan juga KH. Abul Fadhol, Senori.

Pada tahun 1965 beliau mengabdikan diri berkhidmat pada ilmu-ilmu agama. Hal itu diiringi dengan berdirinya Pondok Pesantren yang berada di sisi kediaman beliau. Pesantren yang sekarang dikenal dengan nama Al-Anwar. Satu dari sekian pesantren yang ada di Sarang.

Netizen pun dibikin geram oleh ulah Ibhas Kiswotomo. Cah Dulanan melalui kolom komentar menulis Cah yang punya status bukan saydosok tau tp lebih baik tobat minta maaf sama yai maimun yaai itu sudah sepuhh dan tau banyak dlm politik sedangkan apbu br seberapa mungkin ada rahasia dibalik itu semua.’

Yoppi Irawan seorang netizen yang ikut berkomentar pada postingan berharap agar  Banser mengajak Ibhas untuk tabayun pada Mbah Maimun. Dalam komentar Yoppi menulis ” Semoga BANSER ada yang Mengajak nya Utk TABAYYUN dengan Mbah yayi..”

Selain menghina KH. Maimoen Zubair, BK juga kerap menulis pesan ujaran kebencian pada sejumlah tokoh lain.

"Tersangka diduga melakukan penghinaan terhadap beberapa tokoh masyarakat di antaranya Mbah Yai Maimoen Zubair (Mbah Maimoen) yang adalah Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang dan Ketua Majlis Syariah Partai Persatuan Pembangunan, Presiden Jokowi, TNI, Kapolri, Pak Wiranto, Pak Iriawan," kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Kombes Irwan Anwar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/2/2018).

Postingannya Kayak Begini, Pantas Saja Penghina KH. Maimoen Zubair Ini Kena Ciduk, Parah.....
Sejumlah Postingan Ibhas Kiswotomo

Irwan mengatakan tersangka ditangkap di Jalan Kompleks Diklat Depsos Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Ujaran kebencian tersebut disebarkan lewat media sosial.

"Pelaku pada akun Twitter miliknya yang memposting kalimat yang bermuatan ujaran kebencian (hate speech) dan atau SARA," ujar Irwan.


Tersangka BK dijerat Pasal 45 A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dan atau Pasal 156 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP, dan atau Pasal 316 KUHP.

"Terhadap yang bersangkutan, kami lakukan penahanan," tegas Irwan.

Polisi juga menyita beberapa barang bukti dari tersangka, yaitu satu unit ponsel, akun Twitter dan Facebook yang dioperasikan tersangka, memory card, dan simcard.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. "Netizen diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Think before click," ucap Irwan.


(SantriOnline/Detik.com/Arrahmah.co.id)





Name

Berita,2308,Entertainment,6,Health,1,Internasional,61,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2260,News,19,Opini,29,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,2,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Bikin Geram! Syukur dah Diciduk! Lihat Postingan-postingannya Di Medsos, Tak Hanya Hina Bilang Mbah Maimoen Tengik, Tapi Juga Hobi Banget Bilang Jokowi Plonga Plongo....
Bikin Geram! Syukur dah Diciduk! Lihat Postingan-postingannya Di Medsos, Tak Hanya Hina Bilang Mbah Maimoen Tengik, Tapi Juga Hobi Banget Bilang Jokowi Plonga Plongo....
Baru kemarin Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seseorang yang menghina Buya Syafi’i dalam akun faceboknya. Pelaku ditangkap karena diduga sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech kepada Tokoh Ulama Buya Syafi’i.
https://2.bp.blogspot.com/-GcXsaE7yP_c/WovsFR2X2ZI/AAAAAAAAQ7Y/230feAYIKiw9SnyWg3GjMCF-BPsV3WNBQCLcBGAs/s640/Ibhas%2BKiswotomo%2B-.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-GcXsaE7yP_c/WovsFR2X2ZI/AAAAAAAAQ7Y/230feAYIKiw9SnyWg3GjMCF-BPsV3WNBQCLcBGAs/s72-c/Ibhas%2BKiswotomo%2B-.jpg
MartirNKRI.com
https://www.martirnkri.com/2018/02/bikin-geram-syukur-dah-diciduk-lihat.html
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/2018/02/bikin-geram-syukur-dah-diciduk-lihat.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy