Soal Regulasi Usaha dan Investasi, Di Tangan Jokowi Ini Hasil Fenomenal yang Dicapai Indonesia, dari...

Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini bertemu dengan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan dengan Jokowi ini merupakan bagian dari rangkaian acara IMF-World Bank Annual Meeting yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2018 mendatang.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo
MARTIRNKRI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini bertemu dengan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan dengan Jokowi ini merupakan bagian dari rangkaian acara IMF-World Bank Annual Meeting yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2018 mendatang.

Pertemuan Jokowi dengan Jim Yong Kim ini diselingi tawa dan canda. Ini dimulai saat Presiden Jokowi menyentil bahwa kunjungan Presiden Bank Dunia ini berkaitan dengan perbaikan peringkat kemudahan berbisnis atau Ease of Doing Business (EoDB) di Indonesia.

"Kami senang bahwa tahun lalu Bank Dunia meningkatkan peringkat kami di indeks Ease of Doing Business dari peringkat 106 menjadi (peringkat) 91. Saya tahu Anda di sini untuk mengatakan bahwa tahun ini Bank Dunia akan memberikan upgrade lagi," kata Jokowi ke Jim Yong Kim dan sejumlah petinggi Bank Dunia. Mereka lantas tertawa mendengar pernyataan Jokowi tersebut.

World Bank atau Bank Dunia menerbitkan laporan tahunan Doing Business 2018 yang bertajuk 'Reforming to Create Jobs' pada Selasa (31/10) waktu Washington D.C. Laporan ini merangkum berbagai indikator pencapaian sektor pemerintah dalam memperbaiki regulasi iklim usaha dan investasi di negaranya masing-masing.

Benar saja hasil survei laporan tersebut menempatkan Indonesia pada ranking Kemudahan Berusaha ke-72, atau naik 19 peringkat dari tahun sebelumnya. Dengan pencapaian ini, posisi Indonesia masih lebih tinggi di antara sebagian negara berkembang lainnya, seperti Afrika Selatan (82), India (100), Filipina (113), dan Brasil (125).

Bahkan, pada tahun ini, posisi Indonesia berhasil melewati China yang berada pada peringkat ke-78.

Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Rodrigo A Chaves memuji Indonesia karena mengalami kemajuan yang signifikan pada beberapa indikator kemudahan usaha. Bank Dunia menilai bahwa Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan reformer teratas dunia, tepatnya di posisi ke sembilan negara dengan reformasi kemudahan usaha tertinggi.

Capaian ini menandakan bahwa pemerintah berhasil memberikan kemudahan bagi para investor yang akan menanamkan investasinya di Indonesia.

"Indonesia mempercepat laju informasi dalam beberapa tahun terakhir dan upaya ini memberikan hasil," kata Rodrigo, di Kantor Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Jakarta, Rabu (1/11).

World Bank mengakui bahwa Indonesia setidaknya telah melakukan perbaikan pada tujuh indikator yaitu, simplifikasi pendaftaran usaha baru, perbaikan akses atas listrik, efisiensi biaya pengurusan izin properti usaha, transparansi data kredit, penguatan perlindungan terhadap investor minoritas, perbaikan akses kredit usaha melalui pendirian credit bureau, dan serta perkembangan perizinan berbasis elektronik untuk perdagangan internasional.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani-pun menilai data Bank Dunia ini sangat fenomenal. Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, perbaikan ranking Indonesia yang fenomenal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperbaiki iklim usaha dan mendorong investasi. Ani, sapaan akrab Sri Mulyani juga mengatakan, peran sektor swasta sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Pencapaian ini merupakan pengakuan dunia terhadap perbaikan yang sedang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Peningkatan kepercayaan pihak eksternal, termasuk investor dan lembaga pemeringkat, terhadap potensi perekonomian Indonesia, menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," ucap Sri Mulyani dalam keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Rabu (1/11).

Selanjutnya, Menkeu menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo terus mendorong koordinasi antar instansi pemerintah untuk memperbaiki regulasi dan memudahkan berusaha. Menkeu menambahkan, ranking Indonesia untuk kemudahan berusaha membaik 39 posisi dibandingkan di awal pemerintahan. Ini merupakan upaya kolektif yang melibatkan banyak instansi di berbagai lini.

Menurut Ani, pemerintah akan terus berupaya mendorong perkembangan iklim usaha melalui perbaikan regulasi baik di level pusat maupun daerah. Pemerintah juga akan terus menciptakan kebijakan fiskal yang produktif dengan tetap menjaga kesehatan dan kesinambungan, sebagaimana tercermin pada APBN saat ini dan tahun 2018 yang baru saja disahkan.

"Selain itu, Kementerian Keuangan juga akan terus melakukan reformasi perpajakan yang lebih ramah terhadap dunia usaha untuk menstimulus aktivitas perekonomian di dalam negeri."

Presiden Joko Widodo mengklaim paket kebijakan ekonomi telah menaikkan peringkat kemudahan berbisnis dan investasi. Ke-15 paket kebijakan ekonomi, menurutnya, bertujuan memangkas berbagai regulasi dan pita birokrasi yang panjang yang selama ini telah membelenggu ekonomi Indonesia.

"Hasil dari berbagai Paket Kebijakan Ekonomi itu terlihat dengan semakin meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap ketangguhan ekonomi Indonesia," ujarnya Jokowi.


Sumber: Merdeka.com


Name

Berita,2308,Entertainment,6,Health,1,Internasional,61,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2260,News,19,Opini,29,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,2,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Soal Regulasi Usaha dan Investasi, Di Tangan Jokowi Ini Hasil Fenomenal yang Dicapai Indonesia, dari...
Soal Regulasi Usaha dan Investasi, Di Tangan Jokowi Ini Hasil Fenomenal yang Dicapai Indonesia, dari...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini bertemu dengan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan dengan Jokowi ini merupakan bagian dari rangkaian acara IMF-World Bank Annual Meeting yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2018 mendatang.
https://3.bp.blogspot.com/-XxWkdRWgvJU/WfqWyU0BAmI/AAAAAAAALSM/0u21XtnJ5kMiwwLQnEFus5vMdhE2r52uQCLcBGAs/s640/hasil-fenomenal-candaan-jokowi-dengan-presiden-bank-dunia.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-XxWkdRWgvJU/WfqWyU0BAmI/AAAAAAAALSM/0u21XtnJ5kMiwwLQnEFus5vMdhE2r52uQCLcBGAs/s72-c/hasil-fenomenal-candaan-jokowi-dengan-presiden-bank-dunia.jpg
MartirNKRI.com
https://www.martirnkri.com/2017/11/soal-regulasi-usaha-dan-inverstasi-di.html
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/2017/11/soal-regulasi-usaha-dan-inverstasi-di.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy