Setya Novanto Ngotot Tak Ada Ampun Bagi Penyebar Meme Dirinya Saat Dirawat, Kekominfo Sebut Itu Hanya Satire, Kebebasan Berekspresi...

Setya Novanto memastikan tak akan mencabut laporan terkait penyebaran meme dirinya di media sosial. Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu, proses hukum laporan tersebut tetap dilanjutkan.

Setya Novanto Semoga 'Papa' Cepet Sembuh
Setya Novanto Semoga 'Papa' Cepet Sembuh. Image: Tempo.co
MARTIRNKRI.COM -  Setya Novanto memastikan tak akan mencabut laporan terkait penyebaran meme dirinya di media sosial. Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu, proses hukum laporan tersebut tetap dilanjutkan. 

"Iya pokoknya kita teruskan yang soal meme itu. Kita lanjutkan," kata Setnov usai bersaksi dalam persidangan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (3/11).

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan tak ingin berdamai dengan pihak-pihak yang menyebarkan meme dirinya lewat media sosial. Setnov menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

"Sudah kita serahkan kepada pihak penyidik," tuturnya sambil terus berjalan keluar Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam kasus penyebaran meme ini, Bareskrim Polri sudah menetapkan satu orang tersangka, yakni Dyann Kemala Arrizzqi. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu sempat ditangkap, namun kini sudah dibebaskan oleh polisi.

Dyann diduga menyebarkan meme tersebut lewat akun instagramnya, bernama Dazzlingdyan pada 7 Oktober lalu. Dia menyebarkan meme yang diunggah pertama kali oleh akun instagram lain.

Berdasarkan berkas yang diterima CNNIndonesia.com, laporan itu diajukan ke Direktorat Pidana Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Laporan diterima polisi dengan memberikan nomor LP/1032/X/2017/Bareskrim pada tanggal 10 Oktober.

Penangkapan Dyann dilakukan setelah Setya Novanto pada 3 Oktober 2017 memberikan kuasa khusus kepada 14 pengacara yang tergabung dalam Yunadi & Associates. Dua di antaranya adalah Fredrich Yunadi dan Yudha Pandu.

Kuasa itu resmi diberikan Setnov dengan menandatangani Surat Kuasa Khusus bernomor 111/YA-FY.SN/PID-IT/X/2017 di atas materai Rp6.000.

“Untuk memberikan nasihat hukum, mendampingi, mewakili Pemberi Kuasa mengajukan Laporan Polisi atas terjadinya dengan sengaja merekayasa foto, membuat meme foto Pemberi Kuasa yang disebarluaskan di dunia maya melalui berbagai situs sebagaiamana Pasal 310, 311 KUHP jo Pasal 23 UU No. 31/1999.” Demikian bunyi surat kuasa Setya Novanto.

Fredrich Yunadi menghitung setidaknya ada 60 gambar meme di media sosial dengan wajah Novanto yang dijadikan bahan olokan.

Adapun akun media sosial yang dilaporkan, terbilang tidak sedikit. Ada 15 akun twitter, 9 akun Instagram, dan 8 akun facebook. Mereka semua dilaporkan karena diduga membuat dan menyebarkan meme sindiran terhadap Setnov.

Fredrich menduga ada aktor intelektual di balik maraknya gambar meme yang beredar di media sosial. Tak cuma operator penggerak, Frederich juga mencurigai ada yang mendanai penyebaran meme Novanto di media sosial.

"Kami mencurigai ada pihak-pihak tertentu yang menyuruh atau mendanai," kata Fredrich di Kantor Bareskrim, Jakarta, Rabu (1/11).

Menanggapi hal itu, Staf Ahli Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika Henri Subiakto mengatakan, banyak tersebarnya meme editan Setya Novanto saat sakit bukanlah bentuk pencemaran nama baik, melainkan satire atau gaya bahasa untuk melakukan sindiran kepada seseorang.

"Itu (meme) satire namanya, bagian dari ekspresi dan opini. Tapi kalau menuduh Pak Novanto pura-pura sakit supaya tidak ditangkap misalnya begitu itu menuduhkan suatu hal," kata Henri Subiakto saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (2/11).

Panitia Kerja Undang-Undang ITE ini menyebutkan, jika pasal 310 dan 311 KUHP memang mengacu pada pencemaran nama baik. Namun, tersebarnya meme editan Novanto bukan apa yang telah dilaporkan oleh kuasa hukumnya melainkan hanya bentuk ekspresi.

"Tapi kalau hanya satire, lucu-lucuan, itu kebebasan berekspresi," ungkap Henri.

Selengkapnya bisa dibaca: Kemenkominfo Kritik Polri Yang Telah Menjadikan Penyebar Meme Novanto Sebagai Tersangka

(CNN Indonesia)


Name

Berita,2386,Entertainment,6,Health,1,Internasional,62,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2337,News,19,Opini,29,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,2,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Setya Novanto Ngotot Tak Ada Ampun Bagi Penyebar Meme Dirinya Saat Dirawat, Kekominfo Sebut Itu Hanya Satire, Kebebasan Berekspresi...
Setya Novanto Ngotot Tak Ada Ampun Bagi Penyebar Meme Dirinya Saat Dirawat, Kekominfo Sebut Itu Hanya Satire, Kebebasan Berekspresi...
Setya Novanto memastikan tak akan mencabut laporan terkait penyebaran meme dirinya di media sosial. Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu, proses hukum laporan tersebut tetap dilanjutkan.
https://3.bp.blogspot.com/--96HbVn8dSs/WfxTxG42AcI/AAAAAAAALWE/JGb8s3qa1lQ2l8rNtrIkJpmW4sBZKxOjQCLcBGAs/s640/Setya%2BNovanto%2BSemoga%2BLekas%2BSembuh.jpg
https://3.bp.blogspot.com/--96HbVn8dSs/WfxTxG42AcI/AAAAAAAALWE/JGb8s3qa1lQ2l8rNtrIkJpmW4sBZKxOjQCLcBGAs/s72-c/Setya%2BNovanto%2BSemoga%2BLekas%2BSembuh.jpg
MartirNKRI.com
https://www.martirnkri.com/2017/11/setya-novanto-ngotot-tak-ampun-bagi.html
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/
https://www.martirnkri.com/2017/11/setya-novanto-ngotot-tak-ampun-bagi.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy