Kesaksian 4 Mahasiswa yang Pertama Kali Menemukan Mayat Tante Vero yang Digerogoti 9 Anjing Peliharaannya, Awalnya Curiga Bau Busuk Menyengat, Lalu....

Kesaksian 4 Mahasiswa yang Pertama Kali Menemukan Mayat Tante Vero yang Digerogoti 9 Anjing Peliharaannya, Awalnya Curiga Bau Busuk Menyengat, Lalu....
Kesaksian 4 Mahasiswa yang Pertama Kali Menemukan Mayat Tante Vero yang Digerogoti 9 Anjing Peliharaannya, Awalnya Curiga Bau Busuk Menyengat, Lalu....
MARTIRNKRI.COM - Jenasah Asnawati (50) alias Tante Vero, penjaga rumah kos Puri Asih di Jalan Cengkeh, RT 4/7, Kelurahan Pondok Cina, Beji, Kota Depok, yang diketahui sebagian jenasahnya digerogoti anjing peliharaannya, ditemukan pertama kali oleh empat orang pria anak kos di Puri Asih, Kamis (23/11/2017) sekira pukul 23.00.

Mereka adalah Glenn Muhammad Rifqi (21), warga Puri Bintaro Bintaro Jaya, Tangerang; Muhammad Ariko Naufal (20) warga Tanah, Johar baru, Jakarta pusat; Michael Sudirman (18), warga Jl. Kelapa Sawit, Pakulonan Barat, Tangerang dan Putu Amanda Rifqi (21) warga Puri Bintaro Ciputat.

"Semuanya adalah mahasiswa UI yang kos di sana," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Sutrisno, Jumat (24/11/2017) malam.

Mereka katanya awalnya curiga karena Tante Vero tak terlihat sejak Jumat (17/11/2017) lalu. Lalu mereka mencium bau busuk dari kamar korban yang agak terpisah dari rumah kos.

"Ke empat saksi kemudian mendatangi kamar korban yang terbuka, dan tidak terkunci. Mereka menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi badan membengkak dan mengeluarkan belatung. Lalu sebagian anggota tubuhnya di makan anjing," kata Sutrisno.

Menurut saksi katanya korban sudah tidak terlihat sejak Jumat minggu lalu tanggal 17 Nov 2017.

"Selanjutnya saksi melaporkan ke pak RT Achmad Fauzi yang meneruskannya ke Polsek Beji," katanya.

Baca juga: Sampai Dibutuhkan 15 Petugas Untuk Evakuasi Jenazah di Depok yang Digerogoti 9 Anjing Peliharaannya, Lantaran....

Lalu petugas Kepolisian dari Polsek Beji dipimpin oleh Kapolsek Beji Kompol Yenny Anggreny S, datang ke TKP dan melakukan cek TKP bersama dengan Identifikasi Polresta Depok.

"Dari identifikasi dan keterangan saksi diduga korban meninggal karena sakit diabetes yang diderita cukup lama," tutur AKP Sutrisno.

Sumber: Tribunnews.com
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: