Setelah Isu PKI Tidak Mempen, Isu-isu Ini Bakal Dipakai Untuk Terus Serang Presiden Jokowi...

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap harus waspada meskipun mayoritas masyarakat tidak percaya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Setelah Isu PKI Tidak Mempen, Isu-isu Ini Bakal Dipakai Untuk Terus Serang Presiden Jokowi...

MARTIRNKRI.COM - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap harus waspada meskipun mayoritas masyarakat tidak percaya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut Ujang, hal itu dikarenakan apabila isu kebangkitan PKI tidak mempan menghantam Jokowi, maka akan digunakan isu lain untuk menyerang mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Misalnya, kata Ujang, isu yang belakangan muncul adalah pemerintah tidak berpihak kepada umat Islam. Isu kriminalisasi terhadap ulama juga terus digaungkan pihak yang berseberangan dengan Jokowi.

“(Isu) Itu juga bisa mengancam elektabilitas Pak Jokowi, dan ada dampaknya juga,” kata Ujang kepada JawaPos.com, Sabtu (3/3).

Akan tetapi, Ujang mengatakan, partai-partai pendukung pemerintah dan Jokowi sebaiknya jangan menganggap remeh isu kebangkitan PKI. “Karena kalau terus dikelola (isu PKI) ini akan menjadi besar, dan bahaya bagi pemerintah,” kata Ujang.

Sebagai informasi, lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pernah membuat survei opini publik tentang kebangkitan PKI, pada September 2017.

Hasilnya, mayoritas masyarakat (86,8 persen responden) tidak percaya PKI bangkit. Hanya 12,6 responden yang percaya isu kebangkitan PKI, sedangkan sisanya tidak menjawab dan tidak tahu.

Temuan lain, sebanyak 75,1 persen responden menjawab tidak setuju isu Jokowi terkait dengan PKI. Hanya 5,1 persen yang menjawab setuju, sedangkan sisanya tidak menjawab dan tidak tahu.

Survei yang dilakukan 3-10 September 2017 ini melibatkan 1.220 responden. Responden yang dipilih kemudian diwawancarai‎ untuk menjawab pertanyaan. Margin of error rata-rata dari survei ini sebesar kurang lebih 3,1 persen.

Sumber: Pojoksatu.id


Name

Berita,2098,Entertainment,5,Health,1,Internasional,59,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2053,News,19,Opini,28,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,1,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Setelah Isu PKI Tidak Mempen, Isu-isu Ini Bakal Dipakai Untuk Terus Serang Presiden Jokowi...
Setelah Isu PKI Tidak Mempen, Isu-isu Ini Bakal Dipakai Untuk Terus Serang Presiden Jokowi...
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap harus waspada meskipun mayoritas masyarakat tidak percaya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).
https://4.bp.blogspot.com/-w-KAA9S4V0U/WptKi_npOXI/AAAAAAAARmQ/e9YG6q3ISSwcIRuw_3ufI7ycNK_ZjraCACLcBGAs/s640/Presiden%2BJokowi.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-w-KAA9S4V0U/WptKi_npOXI/AAAAAAAARmQ/e9YG6q3ISSwcIRuw_3ufI7ycNK_ZjraCACLcBGAs/s72-c/Presiden%2BJokowi.jpg
MartirNKRI.com
http://www.martirnkri.com/2018/03/setelah-isu-pki-tidak-mempen-isu-isu.html
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/2018/03/setelah-isu-pki-tidak-mempen-isu-isu.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy