Pantau Negara-negara yang Tolak Jerusalem Jadi Ibukota Israel di Majelis Umum PBB, Begini Ancaman Donald Trump Nanti Untuk Mereka....

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam negara-negara anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Pantau Negara-negara yang Tolak Jerusalem Jadi Ibukota Israel di Majelis Umum PBB, Begini Ancaman Donald Trump Nanti Untuk Mereka....

MARTIRNKRI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam negara-negara anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Dilansir Aljazeera, Kamis (21/12/2017), Donald Trump mengancam akan memotong bantuan ke negara-negara yang memberikan suara untuk memilih rancangan resolusi PBB yang mengecam keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Trump mengatakan di Gedung Putih pada hari Rabu bahwa AS akan "memperhatikan suara mereka" di Majelis Umum.

"Mereka mengambil ratusan juta dolar dan bahkan miliaran dolar, dan kemudian mereka memberikan suara menentang kita. Baik, kita melihat suara itu. Biarkan mereka memberikan suara melawan kita. Kita akan menghemat banyak. Kami tidak peduli," kata Donald Trump dikutip kantor berita Reuters.

Seperti yang diketahui, Majelis Umum PBB akan mengadakan sidang darurat pada hari Kamis ini untuk memberikan suara mengenai keputusan AS yang kontroversial tersebut.

Gerakan ini diharapkan bisa berjalan dengan mudah di badan PBB yang beranggotakan 193 orang, namun keputusan tersebut tidak akan mengikat secara hukum.

Komentar Trump muncul setelah Nikki Haley, duta besar AS untuk PBB, mengirim surat ancaman ke negara-negara anggota PBB, mendesak mereka untuk memberikan suara menentang mosi tersebut.

Haley juga mengatakan di Twitter "AS akan mengambil nama" negara yang memilih untuk memilih resolusi tersebut.

"Seperti yang Anda tahu, Majelis Umum sedang mempertimbangkan sebuah resolusi tentang keputusan Presiden Trump yang baru-baru ini mengenai Yerusalem.

Sewaktu Anda mempertimbangkan pemungutan suara Anda, saya mendorong Anda untuk mengetahui presiden dan AS mengambil suara ini secara pribadi," kata Haley dalam surat tersebut.

Dua puluh dua tahun yang lalu, Kongres AS menyatakan bahwa Yerusalem harus diakui sebagai ibu kota Israel, dan bahwa kedutaan AS harus dipindahkan ke Yerusalem. Presiden Trump menegaskan bahwa deklarasi tersebut dengan secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Namun, pengumuman Presiden tersebut tidak mempengaruhi negosiasi status akhir dengan cara apapun, termasuk batas-batas spesifik kedaulatan Israel di Yerusalem.

Presiden juga memastikan untuk mendukung status quo di tempat-tempat suci Yerusalem, dan tidak menganjurkan perubahan pengaturan di Bukit Bait Suci atau Haram al-Sharif," tulis Haley pada surat peringatannya.

Terkait hal itu, Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al-Malki angkat bicara.

Malki mengatakan bahwa pejabat Amerika melakukan kesalahan lain saat mereka membagikan surat ancaman kepada anggota PBB, mengancam keputusan berdaulat mereka untuk memilih apa yang ingin mereka pilih.

Seperti diberitakan sebelumnya, ancaman tersebut muncul setelah AS kalah jumlah 14 banding 1 karena memveto resolusi Dewan Keamanan PBB pada hari Senin, mereka melawan keputusan Trump tentang Yerusalem.

Trump mengumumkan pada 6 Desember bahwa AS secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memulai proses perpindahan kedutaannya ke kota tersebut, yang melanggar kebijakan AS selama puluhan tahun.

Langkah tersebut menyebabkan gelombang protes global, dengan puluhan ribu orang turun ke jalan dalam beberapa hari terakhir untuk mencela keputusannya.

Atas permintaan Turki dan Yaman, Majelis Umum PBB akan bertemu pada pukul 15:00 GMT pada hari Kamis untuk diskusi tentang Yerusalem.

Sumber: Tribunnews.com


Name

Berita,2098,Entertainment,5,Health,1,Internasional,59,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2053,News,19,Opini,28,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,1,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Pantau Negara-negara yang Tolak Jerusalem Jadi Ibukota Israel di Majelis Umum PBB, Begini Ancaman Donald Trump Nanti Untuk Mereka....
Pantau Negara-negara yang Tolak Jerusalem Jadi Ibukota Israel di Majelis Umum PBB, Begini Ancaman Donald Trump Nanti Untuk Mereka....
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam negara-negara anggota Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
https://4.bp.blogspot.com/-cY_vh8VJSfs/WjtDaQcXv1I/AAAAAAAAOpQ/lvBVeueu3-cAGIgxxoFE1DdkC61im8LUQCLcBGAs/s640/Donal%2BTrump%2BJempolin.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-cY_vh8VJSfs/WjtDaQcXv1I/AAAAAAAAOpQ/lvBVeueu3-cAGIgxxoFE1DdkC61im8LUQCLcBGAs/s72-c/Donal%2BTrump%2BJempolin.jpg
MartirNKRI.com
http://www.martirnkri.com/2017/12/pantau-negara-negara-yang-tolak.html
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/2017/12/pantau-negara-negara-yang-tolak.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy