Makin Seru! Kasus Penggelapan Tanah, Emak-emak Ini Bilang Punya Bukti Kuat Keterlibatan Sandiaga Uno

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara dugaan penggelapan jual beli tanah dengan tersangka Andreas Tjahjadi, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Makin Seru! Kasus Penggelapan Tanah, Emak-emang Ini Bilang Punya Bukti Kuat Keterlibatan Sandiaga Uno

MARTIRNKRI.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara dugaan penggelapan jual beli tanah dengan tersangka Andreas Tjahjadi, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kasus ini dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo. Ia melaporkan Andreas serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.

Fransiska mempertanyakan pihak kepolisian yang hanya memproses Andreas.

Status Sandiaga saat ini masih sebagai saksi.

Fransiska berpandangan, penjualan lahan PT Japirex tak bisa dilakukan Andreas seorang diri. Sebab, saat itu nama Sandiaga tercatat sebagai pemilik saham di PT Japirex.

"Sedangkan nama Sandiaga itu tercatat jelas sebagai pemilik saham di PT Japirex, dan yang memerintahkan pembeli tanah untuk memasukkan uang penjualan tanah ke akun Andreas," ujar Fransiska saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/12/2017).

Fransiska mengaku memiliki bukti keterlibatan Sandiaga dalam penjualan tanah tersebut.

Menurutnya, terdapat surat perjanjian antara pembeli dengan pihak penjual, yang tak lain Andreas dan Sandiaga.

Pada lembar perjanjian tersebut tertulis, uang hasil penjualan seluruhnya dikirimkan pembeli ke rekening Andreas.

Fransiska berharap agar penyidik bisa menggunakan dasar bukti tersebut untuk membuktikan keterlibatan Sandiaga.

"Sandiaga juga menandatangani persetujuan, jika seluruh uang penjualan ditransfer ke rekening Andreas. Sertifikat tanah juga sudah ganti nama atas nama pembeli itu," ungkap Fransiska.

Fransiska merupakan penerima kuasa dari pelapor bernama Edward Soerdjaya.

Ia melaporkan kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Markas Polda Metro Jaya.

Laporan polisi teregistrasi dengan nomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017. Pihak terlapor merasa dirugikan hingga sekitar Rp 12 miliar akibat tanahnya digelapkan PT Japirex. (Dennis Destryawan/wartakota)


Name

Berita,2098,Entertainment,5,Health,1,Internasional,59,Kisah,2,Kriminal,4,Nasional,2053,News,19,Opini,28,Pilihan Editor,117,Pilkada Jabar,1,Politik,1,Tekno,1,Turn Back Hoax,1,
ltr
item
MartirNKRI.com: Makin Seru! Kasus Penggelapan Tanah, Emak-emak Ini Bilang Punya Bukti Kuat Keterlibatan Sandiaga Uno
Makin Seru! Kasus Penggelapan Tanah, Emak-emak Ini Bilang Punya Bukti Kuat Keterlibatan Sandiaga Uno
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara dugaan penggelapan jual beli tanah dengan tersangka Andreas Tjahjadi, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
https://4.bp.blogspot.com/-RV4swWW6zy0/Wjtk75JhC4I/AAAAAAAAOqM/3VGlsdgrXSkjlD4U0TULy0yuDBQIrWuoQCLcBGAs/s640/fransiska-kumalawati-susilo.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-RV4swWW6zy0/Wjtk75JhC4I/AAAAAAAAOqM/3VGlsdgrXSkjlD4U0TULy0yuDBQIrWuoQCLcBGAs/s72-c/fransiska-kumalawati-susilo.jpg
MartirNKRI.com
http://www.martirnkri.com/2017/12/makin-seru-kasus-penggelapan-tanah-emak.html
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/2017/12/makin-seru-kasus-penggelapan-tanah-emak.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy