$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ini Pukulan Telak Yang Harus Diterima Firza Husein Usai Percakapan WA nya Terbongkar Ke Publik

MARTIRNKRI.COM -  Penasihat hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya saat ini menderita sakit jantung koroner dan penyempita...



MARTIRNKRI.COM - Penasihat hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya saat ini menderita sakit jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah.

Penyakit ini baru muncul usai tersangka kasus makar ini ditahan oleh Polda Metro Jaya di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa, 31 Januari 2017.

"Kondisinya sakit, sakitnya tambah memburuk. Didiagnosis sakitnya jantung koroner, penyempitan pembuluh darah. Penyakit ini, menurut pengakuannya (Firza) dan keluarga, baru diderita kali ini," kata Aziz ketika dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2017).

Aziz berucap diagnosis tentang penyakit kliennya disampaikan dokter RS Bhayangkara Brimob setelah memeriksa Firza pada Jumat (3/2/2017).

Dia pun telah memberi tahu pihak penyidik untuk segera menangguhkan penahanan Firza.

"(Diperiksa) dokter RS Bhayangkara, sebelah (Mako) Brimob, kemarin Jumat. Saya juga sudah laporkan ini ke penyidik hari ini, tapi belum ada jawaban. Hanya dibilang akan dipertimbangkan," ungkap Aziz.

"Kondisi Bu Firza sudah sangat tidak layak diperiksa (penyidik)," imbuh dia.

Penasihat hukum Firza Husein, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya saat ini menderita sakit jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah.

Penyakit ini baru muncul usai tersangka kasus makar ini ditahan oleh Polda Metro Jaya di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Selasa, 31 Januari 2017.

"Kondisinya sakit, sakitnya tambah memburuk. Didiagnosis sakitnya jantung koroner, penyempitan pembuluh darah. Penyakit ini, menurut pengakuannya (Firza) dan keluarga, baru diderita kali ini," kata Aziz ketika dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2017).

Aziz berucap diagnosis tentang penyakit kliennya disampaikan dokter RS Bhayangkara Brimob setelah memeriksa Firza pada Jumat (3/2/2017).

Dia pun telah memberi tahu pihak penyidik untuk segera menangguhkan penahanan Firza.

"(Diperiksa) dokter RS Bhayangkara, sebelah (Mako) Brimob, kemarin Jumat. Saya juga sudah laporkan ini ke penyidik hari ini, tapi belum ada jawaban. Hanya dibilang akan dipertimbangkan," ungkap Aziz.

"Kondisi Bu Firza sudah sangat tidak layak diperiksa (penyidik)," imbuh dia.

Polri: Jika Terbukti, Firza Husein Bisa Dijerat UU Pornografi

Polda Metro Jaya masih mendalami kasus dugaan pornografi terkait percakapan via WhatsApp yang disebut antara Habib Rizieq Syihab dengan Firza Husein. Jika terbukti memproduksi, Firza dapat dikenakan UU Pornografi.

"Jika terbukti memproduksi itu kan fotonya diduga Firza ya bisa dikenakan UU Pornografi," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar kepada detikcom, Kamis (2/2/2017).

Boy menerangkan, dari angle pengambilan foto yang diduga selfie itu yang memungkinkan Firza mengambil dan membuat sendiri foto tersebut. "Tetapi kalau ternyata ada pihak lain, ya tidak menutup kemungkinan juga bisa dijerat undang-undang pornografi," sambungnya.

Tetapi, lanjut Boy, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Polisi akan memanggil ahli untuk membuktikan apakah Firza atau bukan yang mengambil foto tersebut.

Boy menegaskan, foto-foto wanita tanpa busana-yang diduga Firza-yang tersebar di medsos itu mengandung unsur pornografi. "Mungkin bisa kena UU Pornografi, karena kontennya itu soal pornografi," kata Boy.

Sementara itu, terkait penyitaan barang bukti di rumah Firza di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, menurut Boy hal itu sah-sah saja, meski status Firza dalam kasus digaan pornografi itu belum jelas.

"Boleh saja, itu namanya proses pengumpulan barang bukti karena ada konteksnya kan dengan kasusnya, kecuali kalau tidak ada konteksnya," tutur Boy.

Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar, membantah keberadaan percakapan WhatsApp yang disebut antara Firza dan Habib Rizieq Syihab di situs baladacintarizieq[dot]com. Percakapan WA itu beredar dalam sepekan ini.

"Reaksinya kecewa ya, pasti membantah karena tidak sesuai dengan fakta yang diakui oleh beliau," kata Aziz saat dihubungi detikcom, Kamis (2/2/2017).

Menurut Firza, lanjut Aziz, foto tanpa busana yang tersebar tersebut merupakan editan. "Iya editan," ujarnya.

sumber: detik.com


Name

Berita,481,Internasional,6,Nasional,484,News,12,Opini,4,
ltr
item
MartirNKRI.com: Ini Pukulan Telak Yang Harus Diterima Firza Husein Usai Percakapan WA nya Terbongkar Ke Publik
Ini Pukulan Telak Yang Harus Diterima Firza Husein Usai Percakapan WA nya Terbongkar Ke Publik
https://3.bp.blogspot.com/-OTGNzzCZtsk/WJbbWaz-XbI/AAAAAAAADho/pOC4thvBqWoflSZQP0D4UTldSYASUSoWACLcB/s640/polisi-mau-periksa-kak-ema-yang-ada-di-rekaman-diduga-firza-husein.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-OTGNzzCZtsk/WJbbWaz-XbI/AAAAAAAADho/pOC4thvBqWoflSZQP0D4UTldSYASUSoWACLcB/s72-c/polisi-mau-periksa-kak-ema-yang-ada-di-rekaman-diduga-firza-husein.jpg
MartirNKRI.com
http://www.martirnkri.com/2017/02/Ini-Pukulan-Telak-Yang-Harus-Diterima-Firza-Husein-Usai-Percakapan-WA-nya-Terbongkar-Ke-Publik.html
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/
http://www.martirnkri.com/2017/02/Ini-Pukulan-Telak-Yang-Harus-Diterima-Firza-Husein-Usai-Percakapan-WA-nya-Terbongkar-Ke-Publik.html
true
6305951019981108732
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy