Recent Posts

Takut Masuk Penjara, Si Penghina Pahlawan Nasional ini Kini Merengek Rengek Mau Minta Maaf

Thursday, December 22, 2016
Foto: Dwi Estiningsih (Istimewa)


MARTIRNKRI.COM - Dwi Estiningsih dilaporkan ke polisi gara-gara mempersoalkan 5 gambar pahlawan di uang rupiah baru yang disebutnya sebagai kafir.

Dia ingin menemui pelapor untuk meminta maaf agar kasusnya tidak diperpanjang.

Pernyataan tersebut disampaikan salah satu kuasa hukum Dwi dari LSM Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM), Iwan Satriawan, kepada detikcom, Rabu (22/12/2016).

Iwan menjelaskan, kliennya hingga saat ini belum menerima panggilan resmi dari polisi terkait kasus cuitannya di Twitter yang mempersoalkan 5 orang pahlawan di uang rupiah baru yang disebutnya sebagai kafir.

Mereka sendiri sedang berupaya menjalin komunikasi langsung dengan pelapor.

"Bu Dwi menyatakan ke saya, dia tidak ada maksud untuk menyerang atau menyinggung," kata Iwan.

Iwan berharap kliennya bisa duduk bersama dengan pelapor. Dia menilai ada kesalahan persepsi dari pelapor dalam kasus ini. Karena itu, kliennya ingin menjelaskan secara langsung.

Dwi, lanjut Iwan, juga ingin meminta maaf jika pelapor tersinggung dengan cuitannya di Twitter.

"Kan ini masalah persepsi. Jadi kalau ada yang tersinggung ya harus gentleman. Ada upaya mengklarifikasi, Bu Esti bisa meminta maaf," ujarnya.

Dwi dilaporkan oleh Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) ke Polda Metro Jaya atas cuitannya yang mempersoalkan 5 pahlawan nasional yang disebutnya kafir di mata uang Rupiah yang baru.

sumber: detik.com